PENGEMBANGAN UMKM BATIK WARNA ALAM KAMPUNG BATIK LAWEYAN SURAKARTA

Irma Wardani Tria Rosana Dewi

Abstract


Industri batik termasuk industri kreatif dari kerajinan berbasis kearifan lokal yang menjadi salah satu industri andalan di Jawa tengah. Surakarta khususnya Kampung Batik Laweyan merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah yang bergerak di bidang batik pewarnaan alam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan strategi yang dapat diterapkan pada UMKM batik warna alami untuk lebih meningkatkan daya saing produk. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Batik Laweyan Surakarta. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis SWOT yang berupa Matriks Internal Eksternal (IE), Matriks SWOT dan QSPM (Quantitative Strategic Planing Matrix). Hasil analisis situasi menunjukkan bahwa : (1) Posisi UMKM Batik Laweyan pada sel I yaitu tumbuh dan bina; (2) skor tertinggi dari Internal Factor Evaluation pada faktor kekuatan adalah kualitas batik premium, skor tertinggi pada kelemahan yaitu teknik pewarnaan yang lama dan warna tidak mudah menyatu pada jenis kain tertentu, sedangkan skor tertinggi dari Eksternal Factor Evaluation pada peluang adalah trend pasar, sedangkan skor tertinggi untuk ancaman yaitu segmen pasar menengah ke atas. Sedangkan hasil Prioritas strategi yang dapat diterapkan adalah pengembangan produk. yang tepat ide, tepat produk dan tepat sasaran dengan cara diversifikasi produk (menciptakan produk selain kain batik) dengan pewarna alami, mengembangkan motif batik dengan desain yang sedang trend mengikuti selera pasar, serta menginovasi IPTEK terkait dengan teknik pewarnaan pada batik warna alam.

Keywords


batik warna alam, matriks IE, matriks SWOT, QSPM, SWOT

References


Agfa, P.G. dan Darwanto. (2015). Pengembangan Ekonomi Lokal untuk Meningkatkan Daya Saing Pada UKM Ekonomi Kreatif Batik Bakaran di Pati Jawa Tengah. Jurnal Bisnis dan Ekonomi 2(1):1-10 David, F.R. (2009). Manajemen Strategis KonsepKonsep. Edisi 12. Jakarta: PT. Indeks Kelompok Gramedia. Kuncoro, M. 2009. Dasar-dasar Ekonomika Pembangunan. Edisi 5. Yogyakarta. STIM YKPN Rodia, S., Wahyuningsih, U., Nurrohmah, S., dan Amalia. (2015). Pengembangan Batik Berbasis Zat Warna Alam untuk Menunjang Pariwisata Kabupaten Kendal. Seminar Nasional IENACO. Semarang: Universitas Negeri Semarang. Sa’du, A.A., 2011. Batik Nusantara-Makna Filosofis, Cara Pembuatan, dan Industri Batik. Andi Publisher. Yogyakarta Wening sri, Enny Zuhni Khayati, Sri Emy Yuli Suprihatin. 2013. Pengembangan Produk Dan Strategi Pemasaran Busana Batik Bantulan Dengan Stilasi Motif Ethno Modern. Jurnal Penelitian Humaniora, Vol 18 No 1 : 70-81. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Yogyakarta. Yulianti Muliana, Kooswardhono Mudikdjo,dan Ma’mun Sarma. 2008. Kajian Strategi dan Bauran Pemasaran Batik Garutan. Jurnal MPI, Vol 3 No 1.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.