PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK DARI RUMAH MAKAN SEBAGAI ALTERNATIF PAKAN TERNAK IKAN BUDIDAYA

Yanuar Achadri Fitria Gemma Tyasari Putri Awaliya Dughita

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah organik dari rumah makan sebagai alternatif pakan ikan. Cara pengolahan limbah organik adalah limbah restoran setiap hari dikumpulkan dan diletakkan dalam satu wadah dengan memisahkan sampah seperti tusuk gigi, plastik-plastik pembungkus makanan dari limbah tersebut kemudian diolah dengan teknik fermentasi. Teknik fermentasi dilakukan penambahan bakteri fermentasi dengan kondisi anaerob selama 21 hari. Setelah proses 21 hari, pakan fermentasi ditambah bekatul, garam, dan tepung pati dicampur secara homogen sampai terbentuk adonan. Adonan pakan dibentuk pelet kemudian dikeringkan di bawah terik matahari atau oven. Data dianalisis secara kualitatif yang berasal dari teori, latihan, dan praktek pembuatan pakan ikan. Hasil penelitian analisis proksimat dari bahan limbah makanan restoran adalah: Protein kasar 22,40%; Serat kasar 19,12%; Lemak kasar 5,96; Abu 8,94%; dan bahan kering 88,91%. Berdasarkan hasil uji analisa bahan fermentasi limbah makanan maka bahan tersebut dapat dimasukkan dalam bahan pakan ternak karena mempunyai nilai protein tinggi yaitu sebesar 22,40%.

Keywords


fermentasi pakan, limbah rumah makan, pakan ikan, pelet

References


Armando, R. (2015). Kandungan yang Harus Ada dalam Pakan Ikan. Majalah Info Akuakultur ed. Agustus 2015. Bidura, I.G.N.G. (2010). Pakan Ternak Alternatif dan Aplikasi Teknologi. Bandung: ITB. Hidayat, R. (2011). Pembuatan Pakan Ikan (Nutrisi dan Manajemen Pakan). Lampung: Fakultas Pertanian. Universitas Lampung.

Rety, M. (2016). Pengaruh Variasi Konsentrat Pelet Sayur Kubis dan Sawi Sebagai Sumber Pakan Terhadap Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Pada Kolam Semen di Desa Beran, Bantul. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma


Refbacks

  • There are currently no refbacks.