IMPLEMENTASI SISTEM AGRIBISNIS PETERNAKAN SAPI PERANAKAN ONGOLE DALAM KERANGKA PENGEMBANGAN WILAYAH KECAMATAN RONGKOP, KABUPATEN GUNUNGKIDUL

Dyah Indriyaningsih Septeri Septeri

Abstract


Berdasarkan hasil sensus peternakan yang dilakukan BPS pada tahun 2013 yang lalu, Gunungkidul tercatat memiliki populasi sapi potong tidak kurang dari 138.134 ekor. Hal ini menjadikan Kabupaten Gunungkidul sebagai kabupaten yang memiliki populasi sapi potong terbesar ditingkat propinsi. Kecamatan Rongkop merupakan salah satu daerah potensial untuk pengembangan peternakan sapi potong jenis Peranakan Ongole (PO). Berdasarkan sistem peternakan yang dilakukan di Kecamatan Rongkop tersebut, peternak hanya mampu menghasilkan output berupa sapi dan daging sapi saja, sehingga peternak tidak mendapatkan nilai tambah dari usaha peternakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem agribisnis peternakan sapi potong jenis Peranakan Ongole (PO) dalam mendukung pengembangan wilayah di Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mixed methods approach dengan strategi sekuensial eksplanatori dimana didahulukan metode kuantitatif baru kemudian dilakukan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem agribisnis yang dilakukan di Kecamatan Rongkop masih sebatas pada kegiatan sampingan. Aktivitas kegiatan Peternakan Sapi di Kecamatan Rongkop belum menerapkan keunggulan kompetitif pada produk yang dihasilkan oleh peternak khususnya pada subsistem hilir. Rata-rata investasi pada usaha pembibitan sapi potong dengan skala kepemilikan 2 ekor, pendapatan peternak mencapai  Rp 814.291,67 per bulan

Keywords


agribisnis, pengembangan wilayah, peternakan sapi PO

References


[BPS] Badan Pusat Statistik. (2017). Kecamatan Rongkop dalam Angka tahun 2017 [BPS] Badan Pusat Statistik. (2013). Data BPS Kabupaten Gunungkidul tahun 2013. Reksowardojo, D.H. (2016). Teknologi Penggemukan Sapi dan Pengolahan Limbah. Bahan Pelatihan dan Penyelenggaraan untuk Peternak Sapi dan Anggota Babinsa Atas Prakarsa Kasdam IV/ Diponegoro Brigjen TNI Joni Supriyanto. Sutejo, M., & Mulyani. (2002). Pupuk dan Cara Pemupukan. Jakarta: PT Rineka Cipta. Yusdja, Y. & Ilham, N. (2004). Tinjauan Kebijakan Pengembangan Agribisnis Sapi Potong. AKP 2(2):183-203.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.