PENGARUH PEMBERIAN JERAMI FERMENTASI TERHADAP PERFORMANS DOMBA

Damaryanto Widharto Puji Astuti

Abstract


Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian rumput dengan jerami fermentasi  terhadap performans domba. Sebanyak 12  ekor dibagi menjadi 4 perlakuan yaitu  perlakuan kontrol (T-0), kelompok domba yang diberi pakan rumput  tanpa  penggantian dengan jerami fermentasi; Kelompok perlakuan 1 (T-1), kelompok domba yang diberi pakan rumput dengan penggantian jerami fermentasi sebanyak  33,3 % dari rumput; Kelompok perlakuan 2 (T-2), kelompok domba yang diberi pakan rumput dengan penggantian jerami fermentasi sebanyak  66,7 % dari rumput, dan Kelompok perlakuan 3 (T-3), kelompok domba yang diberi pakan jerami fermentasi sebanyak  100 %.Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi bahan kering (BK), konsumsi protein kasar (PK), konsumsi serat kasar (SK), konsumsi TDN, pertambahan bobot badan harian, dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis dengan Anava dan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncant Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bahan kering untuk masing-masing perlakuan sebanyak 136,85 (T-0); 424,11 (T-1), 433,73 (T-2), dan 523,21 gram/ekor/hari  (T-3), konsumsi protein kasar (PK) 31,8 (T-0), 72,1 (T-1); 75,3(T2), dan 71,6 gran/ekor/hari (T-3),  konsumsi serat kasar (SK)  135,0 (T-0), 116,1 (T-1); 103,8(T-2), dan 71,3 gran/ekor/hari (T-3), konsumsi TDN  321,5 (T-0), 340,4(T-1); 394,0(T-2), dan 384,9 gram/ekor/hari (T-3), pertambahan bobot badan harian 47,26 (T-0), 43,81 (T-1), 39,05 (T-2), dan 36,19 gram/ekor/hari (T-3), sedangkan untuk  konversi pakan 11,44 (T-0), 12,44 (T-1), 14,68 (T-2), dan 14,31(T-3). Kesimpulan dari penelitian adalah penggantian rumput dengan jerami fermentasi tidak mempengaruhi tingkat konsumsi tetapi mempengaruhi pertumbuhan ternak domba dan konversi pakannya sehingga jerami fermentasi belum dapat dijadikan sebagai bahan pakan pengganti rumput untuk ternak domba

Keywords


domba, jerami fermentasi, performan

References


Abdurachman, Askar, S., & Heliati, I. (2005). Penetapan Kecernaan Bahan Kering Rumput Gajah secara Invitro sebagai Sampel Kontrol. Prosiding Temu Teknis Nasional Tenaga Fungsional Pertanian. Balai Penelitian Ternak. Ciawi, Bogor. Abidin, S.A. (2002). Penggemukan domba. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Ahmad, M. & Nashir. (2008). Pembuatan Jerami Fermentasi. Lembar informasi pertanian (Liptan) IP2TP Mataram No. 02/Liptan/2000. Mataram: Instalasi Penelitian dan Pengkajian teknologi Pertanian. Chuzaemi, S. & Soejono, M. (1987). Pengaruh Urea Amoniasi terhadap Komposisi Kimia dan Nilai Gizi Jerami Padi untuk Sapi Peranakan Ongole. Proceedings Bioconversion Project Second Workshop pn Crop Residues for Feed and other Purposes. Grati, 16-17 November 1987. Hlm 68-73. Darmawan, I.K. (2010). Jerami Fermentasi Pakan Sapi. Fakultas Peternakan, Universitas Udayana. Djajanegara, A. (1983). Tinjauan Ulang Mengenai Evaluasi Suplemen pada Jerami Padi. Prosiding Seminar Pemanfaatan Limbah Pangan dan Limbah Pertanian untuk Makanan Ternak. Bandung: LKN LIPI. Doyle, P.T., Devendra, C., & Pearce, G.R. (1986). Rice Straw As a Feed for Ruminant. School of Argriculture and Foresty, University of Melburne, IDP. Canberra: Australian Universities and Collegge. Haryoto. (2001). Meningkatkan Protein Kasar Jerami Padi dengan Teknologi EM-4. Laporan Tugas Akhir. Karanganyar: Akademi Peternakan Karanganyar. Kamal, M. (1994). Nutrisi Ternak I. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Lubis, D.A. (1992). Ilmu Makanan Ternak. Jakarta: PT. Pembangunan. Ngadiyono, N., Ismaya, Mulyadi, H., Andarwati, S. (2009). Plasma Nutfah Ternak Domba di Indonesia. Yogyakarta: Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada. Nista, D., Natalia, H., & Taufik, A. (2007). Teknologi Pengolahan Pakan (Ummb, Fermentasi Jerami, Amoniasi Jerami, Silage, Hay). Sembawa: Departemen Pertanian, Direktorat Jendral Bina Produksi Peternakan Balai Pembibitan Ternak Unggul Sapi Dwiguna dan Ayam. Orskov, E.R. & Ibrahim, M.N.M. (1991). Feed resources, livestock and livestock products with emphasison crop-livestock farmers in Asia. Dalam: Ibrahim, M.N.M, de Jong, R., van Bruchem, J., Purnomo, H.(Eds). Livestock and Feed Development in theTropics. Proceedings of the International Seminar. Malang: Brawijaya University. Parakkasi, A. (1995). Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminansia. Jakarta: UI-Press. Sulardjo. (1999). Usaha Meningkatkan Nilai Nutrisi Jerami Padi. Sain Teks 7(3). Sutrisno, C., Warsono, S., Tristiarti, Sulistiyanto, B., Mindartiningsih T. (1984). Membangun Peternakan dengan Teknologi Pengolahan Limbah Pertanian. Semarang: Fakultas Peternakan, Universitas Diponegoro.

Tillman, A.D., Hartadi, H., Reksohadiprodjo, S., Prawirokusumo, S., Lebdosoekojo, S. (1989). Ilmu Makanan Ternak Dasar. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Utomo, R. & Soejono, M. (1997). Optimasi Campuran Tepung Daun Lamtoro dengan Dedak Halus Pada Pakan Basal Jerami Padi Terhadap Performans Sapi Muda PO. Laporan Hasil Penelitian. Lembaga Penelitian UGM dan Agricultural Research Management Project. Bogor: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian.. Yanuarianto, O., Amin, M., Iqbal, M., Hasan, S.D. (2015). Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Jerami Padi Fermentasi dengan Kombinasi Kapur Tohor, Bacillus Sp., dan Air Kelapa pada Waktu yang Berbeda. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia 1(1):47-52.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.