PENGGUNAAN LEGIN DAN MULSA ORGANIK PADA BUDIDAYA TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) DI NGARGOYOSO, KARANGANYAR
Kata Kunci:
Buncis, Mulsa Organik, LeginAbstrak
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian legin dan mulsa organik pada budidaya tanaman buncis. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober sampai dengan 28 November 2018, di Dusun Ngablak, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, menggunakan metode faktorial dengan pola dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor perlakuan dengan 8 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali. Faktor perlakuan pertama, pemberian mulsa (M) yang terdiri dari 2 taraf (M0 = tanpa mulsa dan M1 = dengan mulsa jerami), Faktor perlakuan kedua, dosis legin (D) yang tediri dari 4 taraf (D0 = tanpa legin, D1 = 2,5 g/kg benih, D2 = 5 g/kg benih dan D3 = 7,5 g/kg benih). Parameter yang diamati meliputi berat brangkasan segar , berat brangkasan kering, jumlah polong per tanaman, berat polong per tanaman, panjang polong dan berat polong per petak. Analisis data menggunakan sidik ragam dengan uji F pada taraf 5% dan 1%, dan jika ketiga perlakuan berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pada perlakuan M1 (dengan Mulsa jerami) dan D3 (dosis 7,5 g/kg benih) memberikan hasil tertinggi pada semua parameter pengamatan.
Referensi
Akbar, R. A. M., sudarsono dan A. Nugroho. 2014. Pengaruh Mulsa Organik Pada Gulma Dan Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Var- Gema. Jurnal Produksi Tanaman 1 (6) : 478-485. Universitas Brawijaya. Malang.
Badan Pusat Statistik Republik Indonesia. 2015. Statistik Produksi Hortikultura Tahun 2014. Available online at http://bps.go.id. (Diakses 12 Juli 2018).
Basuki, J. A. Yunus dan E. Purwanto. 2016. Peranan Mulsa Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Dan Produksi Cabai Melalui Modifikasi Kondisi Fisik di Dalam Tanah. PARTNER 16 (2) : 73 - 77. Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Kupang.
Fatima, Z., M. Zia dan M. F. Chaudary. 2006. Effect Of Rhizobium Strains and Phosporus on Growth of Soybean (Glycine max) and Survival of Rhizobium And P Solubilizing Bacteria. Pakistan Journal of Botany 38 (2) : 459 – 464. Quard-i- Azam University. Pakistan.
Harsono, Puji. 2012. Mulsa Organik: Pengaruhnya Terhadap Lingkungan Mikro, Sifat Kimia Tanah dan Keragaan Cabai Merah di Tanah Vertisol Sukoharjo pada Musim Kemarau. Jurnal Hortikultura. Jurnal Hortikultura Indonesia 3 (1) : 35 – 41. Universitas Bengkulu. Bengkulu.
Iskandar, R dan R. Nuryati. 2016. Kombinasi Rhizobium dan Dosis Limbah Padat Industri Kulit Terhadap Hasil Kedelai c.v Grobogan. Jurnal Siliwangi 2 (1) : 90 – 95. Universitas Siliwangi. Tasikmalaya.
Manivannan, S., M. Balamuragan, K. Pathasarathi, G. Gunasekaran dan L. S. Ranganathan. 2009. Effect Of Vermicompost On Soil Fertility And Crop Productuvity- Beans (Phaseolus vulgaris). Journal Of Environmental Biology 30 (2) : 275-281. Annamalai University. India.
Marliah, A., Nurhayati dan Susilawati, D. 2011. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Dan Jenis Mulsa Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kedelai (Glycine max (L.) Merrill). Jurnal Floratek 6 : 192 – 201. Universitas Syiah Kuala Darussalam. Banda Aceh.
Ni’am, A. M dan S. H. Bintari. 2017. Pengaruh Pemberian Inokulan Legin Dan Mulsa Terhadap Jumlah Bakteri Bintil Akar Dan Pertumbuhan Tanaman Kedelai Varietas Grobogan. Jurnal MIPA 40 (2) : 80 – 86. Universitas Negeri Semarang. Semarang.
Noorhadi. 2002. Kajian Macam Dan Tebal Mulsa Organik Terhadap Iklim Mikro Pada Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogeae L. Merr.) Di Tanah Alfisol. CARAKA TANI 17 (1). Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Nuha, U. M., Fajriani, S., dan Ariffin. 2015. Pengaruh Aplikasi legin Dan Pupuk Kompos Terhadap Hasil Tanaman Kacang Tanah Varietas Jerapah. Jurnal Produksi Tanaman 3 (1) : 75 – 80. Universitas Brawijaya. Malang.
Putra. H. P., T. Sumarni dan T. Islami. 2017. Pengaruh Macam Bahan Organik dan Inokulum Rhizobium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L) Merril). Jurnal Produksi Tanaman 5 (2) : 326 – 335. Universitas Brawijaya. Malang.
Saraswati, R. dan Sumarno. 2008. Pemanfaatan Mikroba Penyubur Tanah Sebagai Komponen Teknologi Pertanian. Jurnal Iptek Tanaman Pangan 3 (1) : 31 – 35. Puslitbang. Jakarta.
Silalahi, H. 2009. Pengaruh Inokulasi Rhizobium Dan Pupuk Fosfat Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Kedelai (Glycine max L. Merril). Skripsi. Universitas Sumatera utara. Medan.
Sopacua, R. A. B. 2014. Pengaruh Inokulasi Bakteri Rhizobium japonicum terhadap Pertumbuhan Kacang Kedelai (Glycine max L.). Biopendix 1 (1).
Wahjunie, E. D., N. Sinukaban dan B. S. Damanik. 2012. Perbaikan Kualiats Fisik Tanah Menggunakan Mulsa Jerami Padi dan Pengaruhnya Terhadap Poduksi Kacang Tanah. Jurnal Tanah Lingkungan 14 (1) : 7 – 13. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Wisudawati, D., M. Anshar dan J. Lapanjang. 2016. Pengaruh Jenis Mulsa Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonium Var. Lembah Palu) yang diberi sungkup. Jurnal Agrotekbis 4 (2) : 126 – 133. Universitas Tadulako. Palu.


