KAJIAN BUDIDAYA TANAMAN TOMAT (Solanumlycopersium L.) VARIETAS DATARAN RENDAH SECARA ORGANIK DENGAN BEBERAPA MACAM PUPUK KANDANG
KAJIAN BUDIDAYA TANAMAN TOMAT (Solanumlycopersium L.) VARIETAS DATARAN RENDAH SECARA ORGANIK DENGAN BEBERAPA MACAM PUPUK KANDANG
Kata Kunci:
Organik, Dataran Rendah, Tomat, Pupuk KandangAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa jenis varietas tomat dataran rendah. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 23 Desember 2017 hingga 23 Februari 2018 yang berlokasi di Desa Tumpak Sari, Nguter, Kabupaten Sukoharjo pada ketinggian 104 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama: Variasi permata (T1); Varietas Tantyna (T2), faktor kedua: kotoran sapi (K1); kotoran kambing (K2); kotoran ayam (K3). Analisis data menggunakan uji F pada level 5% dan 1% dengan varians, dan jika ada perbedaan yang signifikan, dilanjutkan dengan Uji Duncan 5% dan 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbagai jenis pupuk kandang secara signifikan mempengaruhi jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, dan pengaruhnya terhadap umur berbunga, berat buah per tanaman dan volume buah per tanaman. Perlakuan berbagai varietas secara signifikan mempengaruhi jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan pengaruhnya terhadap jumlah buah dan volume tanaman. Interaksi antara varietas dataran rendah dan perlakuan pupuk kandang memiliki efek yang sangat signifikan terhadap volume buah perkebunan dan tidak berbeda pada jumlah tanaman, terutama ketika berbunga, jumlah buah yang ditanam, berat tanaman.
Kata kunci: Organik, Dataran Rendah, Tomat, Pupuk Kandang
Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 2001. Data daratan Indonesia. Pusitbang Tanah dan Agroklimat. http://www.puslitbangtanah.go.id (diakses pada tanggal 20 Oktober 2017 pukul 10.00 WIB).
Anonim. 2011. Data Produksi Tomat. Badan Pusat Statistik. http://www.bps.go.id (diakses pada tanggal 08 Oktober 2017 pukul 10.00 WIB).
Asnanto, K. 1995. Pengembangan Varietas Kacang Tanah. Balai Penelitian Tanaman Pangan. Malang.
Hakim, N., M. Y. Nyapka, A.M. Lubis, S.G. Nugroho, R. Saul, A. Diha, G.B. Hong, dan H.H. Bailey. 1986. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Harjdowigeno, S. 1995. Ilmu Tanah. AkademikaPressindo. Jakarta.
Murbandono, L,. 2002. Membuat Kompos. Penebarswadaya. Jakarta.
Nurita, N. 2004. Pengaruh Olah Tanah Konservasi Terhadap Hasil Varietas Tomat di Lahan Lebak. http://www.balitra.litbang.deptan.co.id (diakses pada tanggal 08 Oktober 2017 pukul 10.00 WIB).
Purwati, E., Khairunisa. 2007. Budidaya Tomat Dataran Rendah. Penebar Swadaya. Jakarta.
Rismunandar. 2001. Tanaman Tomat. Sinar Baru Algesindo. Bandung.
Soegiman. 1982. Ilmu Tanah. Terjemahan: H.O.Buckman dan N.C.Bradly. The Nature Properties Of Soil. Bharatara Karya Aksara. Jakarta.
Suriatna, S. 1992. Pupuk dan Pemupukan Mediatama Sarana Perkasa. Jakarta.
Susanto, R.2002. Pertanian Organik. Edisi 2. Kanisius. Yogyakarta


