POTENSI PENGGUNAAN ZAT PENGATUR TUMBUH SITOKININ DAN GIBERELIN PADA BUDIDAYA TEH(Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) DI INDONESIA
POTENSI PENGGUNAAN ZAT PENGATUR TUMBUH SITOKININ DAN GIBERELIN PADA BUDIDAYA TEH(Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) DI INDONESIA
Kata Kunci:
sitokinin, giberelin, antioksidanAbstrak
ABSTRAK
Teh merupakan salah satu komoditi hasil perkebunan yang mempunyai peran cukup penting dalam
kegiatan perekonomian di Indonesia. Teh juga salah satu komoditas ekspor Indonesia yang cukup
penting sebagai penghasil devisa negara selain minyak dan gas. Peningkatan kuantitas dan kualitas
teh diperlukan unutk menjaga kestabilan kebutuhan akan teh serta aspek manfaat dalam
mengkonsumsi teh karena adanya kandungan antioksidan yang tinggi. Pendekatan hormonal melalui
pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) bisa menjadi salah satu alternatif rekayasa budidaya tanaman
teh.Aplikasinya dilakukan seperti halnya pemupukan daun yang disemprotkan pada tanaman teh
menghasilkan setelah pemetikan dilakukan. Sitokinin akan lebih cenderung menginisiasi tunas teh
lebih banyak serta membantu perkembangan cabang lateral sehingga bidang petik menjadi lebih
luas . Giberelin berperan dalam menekan dormansi pucuk burung pada teh karena jumlah pucuk
burung yang tinggi dapat menurunkan kualaitas teh. Aplikasinya di lapangan akan sangat
bergantung pada tahapan pertumbuhan mana yang diharapkan akan meningkat. Penggunaan zat
pengatur tumbuh diharapkan lebih bijak, digunakan dalam konsentrasi yang sangat kecil saja (dalam
bentuk ppm) dan interval waktu yang disesuaikan dengan pertumbuhan tanaman sehingga luaran
yang diharapkan akan tercapai.
Kata Kunci : sitokinin, giberelin, antioksidan
Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Akyas, A. M. (2010). Tumbuh dan Periodisita Tumbuh, 1–7.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2019). Statistik Teh Indonesia. Badan Pusat Statistik/BPS – Statistics Indonesia.
Bhojwani, S. S., & Razdan, M. K. (1996). Plant tissue culture: Theory and Practice, a Revised Edition. Studies in Plant Science (Vol. 5). Amsterdam - Lausanne - New York -
Oxford - Shannon - Tokyo: Elsevier B.V. https://doi.org/10.1016/S09283420(96)80002-4
Brenner, M. L. (1987). The role of hormones in photosynthate partitioning and seed filling. In Plant Hormones and their Role in Plant Growth and Development. (p.
‒493.). Springer, Dordrecht.
Chen, X. H., C.G, Z., Y.F., H., L., W., C.Q., H., C, .Chen, & H.Q., H. (2014). Photosynthesis, yield and chemical composition of Tieguanyin tea plants (Camellia sinensis (L.)
O.Kuntze) in response to irrigation treatments. Agricultural Water Management, 97, 419–425.
George, E. F., Hall, M. A., & Klerk, G. J. De. (2008). Plant growth regulators II: Cytokinins, their analogues and antagonists. Plant Propagation by Tissue Culture 3rd
Edition, 1, 205–226. https://doi.org/10.1007/978-1-4020-50053_6
Geßler, A., Kopriva, S., & Rennenberg, H. (2004). Regulation of nitrate uptake at the whole-tree level: Interaction between nitrogen compounds, cytokinins and carbon
metabolism. Tree Physiology, 24(12), 1313–1321. https://doi.org/10.1093/treephys/24.12.13 13
Han, W., Li, X., Yan, P., Zhang, L., & Jalal Ahammed, G. (2018). Tea cultivation under changing climatic conditions,
(March), 455–472. https://doi.org/10.19103/as.2017.0036.19
Hilhorst, H. W. M., Finch-Savage, W. E., Buitink, J., Bolingue, W., & LeubnerMetzger, G. (2010). Dormancy and Resistance in Harsh Environments, 21(July), 189–202.
https://doi.org/10.1007/978-3-642-124228
Hwang I, Sheen J, M. B. (2012). Cytokinin Signalling Network. Annu. Rev. Plant Biology, 63, 353–380.
Kewalanand, J. N., & Pandy, C. S. (1998). Effect of plant growth regulators on the growth, herbage and oil yield of Japanese mint (Mentha arvensis) and it’s economic
therefrom. J. Med. Arom. Plant Sci., 20, 725–730.
Kiba, T., Kudo, T., Kojima, M., & Sakakibara, H. (2011). Hormonal control of nitrogen acquisition: roles of auxin, abscisic acid, and cytokinin. J. Exp. Bot., 62, 1399–
Loescher, W. H., McCamant, T., & Keller, J. D. (2019). Carbohydrate Reserves, Translocation, and Storage in Woody Plant Roots. HortScience, 25(3), 274– 281.
https://doi.org/10.21273/hortsci.25.3.274
Müller, D. and Leyser, O. (2011). Auxin, cytokinin and the control of shoot branching. Ann Bot., 107(7), 1203–1212. Retrieved from
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/ PMC3091808/
Olszewski, N., Sun, T. P., & Gubler, F. (2002). Gibberellin signaling: biosynthesis, catabolism, and response pathways. Plant Cell, 14, 61–80.
Open Data Jabar. (2020). Komoditas Teh Jawa Barat. Bandung. Retrieved from https://opendata.jabarprov.go.id/id/infogra fik/komoditas-teh-jawa-barat
Reguera, M., Peleg, Z., Abdel-Tawab, Y. M., Tumimbang, E. B., Delatorre, C. A., & Blumwald, E. (2013). Stress-induced cytokinin synthesis increases drought tolerance
through the coordinated regulation of carbon and nitrogen assimilation in rice. Plant Physiology, 163(4), 1609–1622. https://doi.org/10.1104/pp.113.227702
Roman,H., Tiffanie Girault, François Barbier, Thomas Péron, Nathalie Brouard, AleÅ¡ PencÃk, Ond_rej Novák, Alain Vian, Soulaiman Sakr, Jérémy Lothier, José Le
Gourrierec, and N. L. (2016). Cytokinins Are Initial Targets of Light in the Control of Bud Outgrowth. Plant Physiology, 172, 489–509.
https://doi.org/https://doi.org/10.1104/pp.16.00530
Salisbury, F. B. dan C. W. R. (1995). Fisiologi Tumbuhan ; Perkembangan Tumbuhan dan Fisiologi Lingkungan (Keempat). Terjemahan R. Lukman dan Sumaryono. ITB.
Sesay, A. (1995). Handbook of plant and crop physiology. Field Crops Research (Vol. 43). https://doi.org/10.1016/03784290(95)90064-0
Siswiarti, H. (2002). Pengaruh Berbagai Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Zat Pengatur Tumbuh ( Sitokinin dan Adenin) terhadap Pemecahan Dormansi dan
Pertumbuhan Pucuk Tanaman Teh (Camellia sinensis L.). Sumatera Utara.
Wroblewska, K. (2013). BENZYLADENINE EFFECT ON ROOTING AND AXILLARY SHOOT OUTGROWTH OF Gaura lindheimeri Engelm . A . Gray CUTTINGS. Acta Sci.Pol.
Hortarum Cultus, 12(3), 127–136.
Wu, P., Zhou, C., Cheng, S., Wu, Z., Lu, W., & Han, J. (2015). Integrated genome sequence and linkage map of physic nut (Jatropha curcas L.), a biodiesel plant.
Plant J. 81: 810–821., 81, 810–821.
Yamaguchi, S. (2008). Gibberellin metabolism and its regulation. Annu. Rev.Plant Biol., 59, 225–251.
Yanase, Y. (1988). Control of Tea-Plucking Time by Using Plant Growth Regulators. JARQ, 5(1).


