PEMANFAATAN KURKUMIN DAN CAHAYA MONOKROMATIK DALAM MENINGKATKAN PERFORMA PRODUKSI DAN MUTU TELUR ITIK LOKAL
Kata Kunci:
cahaya monokromatik, itik lokal, kurkumin, mutu telur, produksi telur duckdayAbstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah memperbaiki potensi produksi dan mutu telur itik lokal sehingga mendukung produksi telur berkelanjutan melalui suplementasi kurkumin dan pemberian cahaya monokromatik artifisial. Penelitian ini menggunakan seratus empat puluh empat ekor itik magelang betina dengan rancangan acak lengkap pola faktorial 4x4 dengan 3 ulangan dan setiap ulangan menggunakan 3 ekor itik magelang betina. Faktor pertama adalah dosis kurkumin yang terdiri atas 4 level, yaitu 0, 9, 18, dan 36 mg/ekor/hari. Faktor kedua adalah warna cahaya monokromatik yang terdiri atas 4 level, yaitu putih, merah, hijau, dan biru. Hasil penelitian menunjukan bobot badan dewasa kelamin lebih tinggi 9.42 dan 6.89% (P<0.05), masing-masing pada cahaya merah dan hijau dibandingkan dengan cahaya putih. Umur dewasa kelamin lebih lambat sekitar 7.0, 13.72, dan 5.32 hari pada dosis 36 mg/ekor/hari, secara berurutan pada cahaya putih, hijau, dan biru dibandingkan dengan kontrol pada warna cahaya yang sama. Produksi telur duckday paling tinggi terdapat pada dosis 9mg/ekor/hari pada cahaya biru dan 36 mg/ekor/hari pada cahaya putih. Nilai HU yang dihasilkan pada penelitian ini dikategorikan AA, dengan skor warna kuning telur meningkat pada dosis 9, 18, dan 36 mg/ekor/hari.Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan cahaya merah, hijau, dan biru dapat meningkatkan bobot badan dewasa kelamin yang disertai dengan peningkatan produksi telur selama delapan minggu pada kombinasi dosis 9 mg/ekor/hari dengan cahaya biru dan dosis 36 mg/ekor/hari pada cahaya putih. Telur yang dihasilkan bermutu baik dan tidak mengalami perubahanReferensi
Biyatmoko, D. (2014). Effects the Combinations of Light Color and Intensity of Light to Age at First Laying and Production Egg of Alabio Laying Ducks. Inter J Bio Sci. 5(5), 80-85. Borille, R., Garcia, R. G., Naas, I. A., Caldara, F. R., Santana, M. R., Braz, R. (2015). Monochromatic Light Emitting Diode (LED) Source in Layers Hens During the Second Production Cycle. Eng Agric Ambiental 19(9), 877-881. Chang, S. C., Lin, M. J., Zhuang, Z. X., Huang, S. Y., Lin, T. Y., Jea, Y. S., Fan, Y. K., Lee, T. T. (2016). Effect of Monochromic Lightemitting Diode Light with Different Color on the Growth and Reproductive Performances
of Breeder Geese. J Anim Sci. 29(6), 830837. Hassan, M. R., Sultana, S., Choe, H. S., Ryu, K. S. (2013). Effect of Monochromatic and Combined Light Colour on Performance, Blood Parameters, Ovarian Morphology and Reproductive Hormones in Laying Hens. J Anim Sci. 12(56), 359-364. Hocking, P. M. (1996). Role of Body Weight and Food Intake After Photostimulation on Ovarian Function at First Egg in Broiler Breeder Females. British Poultry Sience. 37, 841-851. Ismoyowati, Purwantini, D. (2013). Produksi dan Kualitas Telur Itik Lokal di Daerah Sentra Peternakan Itik. Jurnal Pembangunan Pedesaan 13(1), 11-16. Jacome, I.M.T.D., Rossi, L.A., & Borille, R. (2014). Influence of Artificial Lighting on the Performance and Egg Quality of Commercial Layers: a Review. Journal Poultry Science 16(4), 337-344. Kasiyati, Manalu, W., Sumiati, Ekastuti, D. R. (2016). Efficacy of Curcumin and Monochromatic Light in Improving Liver Functions of Sexually Mature Magelang Ducks. J Indonesian Trop Anim Agric. 41(3), 153-160.


