PENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH DENGAN PENGGUNAAN MEDIA SLURRY
Abstrak
Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura penting di Indonesia, yang bersifat unsubstitusi yang kebutuhannya selallu meningkat.Peningkatan bawamg merah dapat menggunakan media tanam yang bai dan pemberian pupuk organik memiliki kelebihan yaitu ramah lingkungan, memperbaiki sifat fisik, kimia serta biologi tanah.Tujuan penelitian ini ialah untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah. Penelitian dilaksanakan di Surakarta dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor umbi dan media, penelitian dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tanaman yang memiliki pertumbuhan yang tinggi yaitu pada perlakuan umbi dibelah dengan tinggi tanaman 47.46 dan dengan media tanam S0 memiliki tinggi tanaman 54.45. Jumlah umbi dan berat berangkasan perlakuan umbi utuh memilihi hasil yang lebih tinggi dengan media S1.
Referensi
Astiningrum M. 2005. Manajemen Persampahan. Majalah llmiah Dinamika.Universitas Tidar Magelang 15 Agustus 2005.Magelang.8 hal.
Brady NC, Weil RR 2002.The nature and properties of soil.13th ed. Pearson Education, Inc. per Saddle River, New Jersey. pp. 143-192.
Darmawan, J. dan J. S. Baharsjah. 2010. Dasar – dasar Fisiologi Tanaman. SITC.Jakarta.
Guritno, B. dan Sitompul, S. M. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. UGM Press.Yogyakarta.
Gustriana, F., Rugayah, R., Yafizham, Y., & Hendarto, K. (2015).Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Bio-slurry Padat dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Agrotek Tropika, 3(1).
Hadisuwito, S. 2007. Membuat Pupuk Kompos Cair. Agromedia. Jakarta.
Haile, A., & Ayalew, T. (2018).Comparative study on the effect of bio-slurry and inorganic N-fertilizer on growth and yield of kale (Brassica oleracea L.).African Journal of Plant Science, 12(4), 81-87.
Islam R, Rahman SME, Rahman MM, Oh DH, Ra CS (2010).The effects of biogas slurry on the production and quality of maize fodder.Turk. J. Agric. 34:91-99.
Laude, S. dan A. Hadid. 2007. Respons Tanaman Bawang Merah Terhadap Pemberian Pupuk Cair Organik Lengkap. Jurnal Agrisains 8(3) : 140146.
Martin, E.C., D.C. Slack., K.A. Tanksley, and B. Basso. 2006. Effects of Fresh and Composted Dairy Manure Aplications on Alfalfa Yield and the Environment in Arizona. Agron. J. 98: 80-84.
Mehdi R, Ali HA, Ghorchiani M .2012.Effect of vermin-compost and municipal solid waste compost on growth and yield of canola under drought stress conditions. Int. J. Agric. Res. Rev. 2(4):395-402.
Mufairoh, L., Laili, S., & Rahayu, T. 2018. Pengaruh Pemberian Hasil Samping Pembuatan Biogas sebagai Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan Bawang Merah (Allium cepa L.). eJ. SAINS ALAMI (Known Nature), 1(1).
Nendissa, J.I. 2008. The influence oJ'organic soil treatment QSD and time span of the landeto solution application on the growth and yield of shallots on regosol. Jurnal Budidaya Pertanian 4: 122-131.
Salisbury, F. B. dan C. W. Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan. Jilid I. Edisi IV. ITB. Bandung.
Souza PA, Souza GLFM, Menezes JB, Bezerra NF 2008. Evaluation of cabbage cultivar grown under organic compost and mixed mineral fertilizers.Hortic.Bras. 26:143-145.
Syarief, S. 1984. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. Pustaka Buana. Bandung
Winarto, L. dan Napitupulu, D.2010.Pengaruh Pemberian Pupuk N dan K terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah. Jurnal Holtikultura 20 (1): 27-3