Kekosongan Hukum Mengenai Status Hak Atas Tanah Terbelah Akibat Pergeseran Alur Sungai dalam Perspektif Kepastian Hukum Agraria di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.59582/sh.v19i02.1639Kata Kunci:
Legal Vacuum, Land Rights, River Channel Shift, Legal Certainty, Agrarian Law.Abstrak
The shifting of a river channel is a natural phenomenon that can alter the physical shape and boundaries of land parcels, thereby creating legal issues regarding the status of land rights for land split by the formation of a new river channel. To date, agrarian legislation has not explicitly regulated the legal status of land rights affected by such physical changes, resulting in a legal vacuum that impacts legal certainty for land rights holders. This study aims to analyze the nature of this legal vacuum concerning the status of split land rights and to analyze the reconstruction of legal regulations from the perspective of agrarian legal certainty in Indonesia. The study employs a normative legal research method utilizing statutory, conceptual, and case-based approaches. Legal materials comprising primary, secondary, and tertiary sources were analyzed qualitatively through methods of legal interpretation. The findings indicate that Law Number 5 of 1960 concerning Basic Regulations on Agrarian Principles and its implementing regulations do not specifically address the status of land rights split by river channel shifts. This situation leads to legal uncertainty and divergent interpretations in land administration practices, while also creating the potential for disputes regarding ownership and boundaries. Therefore, a reconstruction of legal regulations is required to address the continuity of land rights, mechanisms for adjusting physical and juridical data, certificate renewal, and the harmonization of land regulations with water resource regulations, all with the aim of ensuring legal certainty, legal protection, and orderly land administration in Indonesia.
Referensi
Abon, Maria Avelina, Komang Febrinayanti Dantes, and Ni Ketut Sari Adnyani. “Akibat Hukum Peralihan Hak Atas Tanah Waris Berdasarkan Pasal 20 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.” Jurnal Komunitas Yustisia 5, no. 3 (2022): 64–80.
Adam, Abdul Karim, Fenty U Puluhulawa, and Dolot Alhasni Bakung. “Mekanisme Pemberian Hak Pengelolaan Dan Penguasaan Tanah Sempadan Sungai Bone: Perspektif Hukum Agraria Dan Perlindungan Ekosistem Sungai.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 5 (2025): 7963–81.
Amrin, Reza Nur, Anan Haji Imantaka, Enny Tatagelo Narince Yanengga, and Gita Cahyani Maulida. “Status Hukum Hak Atas Tanah Yang Terkena Bencana Alam.” Tunas Agraria 5, no. 1 (2022): 65–76.
Ardani, Mira Novana, Yusriyadi Yusriyadi, and Ana Silviana. “Persoalan Tertib Administrasi Pertanahan Melalui Kegiatan Pendaftaran Tanah Yang Berkeadilan.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 4, no. 3 (2022): 494–512.
Arsyad, Sitanala, and Ernan Rustiadi. Penyelamatan Tanah, Air, Dan Lingkungan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2008.
Aulia, Keysha Nashwa, Ayu Lestari, Lika Mulki Latief, and Noerma Kurnia Fajarwati. “Kepastian Hukum Dan Keadilan Hukum Dalam Pandangan Ilmu Komunikasi.” Journal Sains Student Research 2, no. 1 (2024): 713–24.
Azzahra, Raihana Manila, and Sri Wahyu Handayani. “Kedudukan Pendaftaran Tanah Dalam Menjamin Kepastian Dan Perlindungan Hak Penguasaan Atas Tanah.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 5 (2025): 7155–63.
Bimantara, Muhammad Divas. “Kepastian Hukum Transformasi Dokumen Pertanahan Menjadi Elektronik Di Kantor Pertanahan Kabupaten Malang.” Dinamika 31, no. 2 (2025): 13070–97.
Djibran, Risha Oktavyana. “Tinjauan Yuridis Pendaftaran Tanah Di Sempadan Sungai Serinjing Desa Jambu Kabupaten Kediri.” Novum: Jurnal Hukum 7, no. 04 (2020).
Endah Pertiwi, S H, M Kn, Ujang Badru Jaman, and M H SH. Masa Depan Hak Ulayat: Harmonisasi Hukum Adat Dan Kebijakan Agraria Nasional. PT Arunika Aksa Karya, 2025.
Firmansyah, Wahyu. “Urgensi Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat Dalam Mewujudkan Kepastian Hukum Dan Keadilan Ekologis Pengelolaan Hutan.” Jurnal Hukum Lex Generalis 7, no. 11 (n.d.).
Khair, Vallensia Mizatul, and Wahib Assyahri. “Optimalisasi Administrasi Pertanahan Di Indonesia: Tantangan Dan Strategi Menuju Kepastian Hukum.” Journal of Public Administration and Management Studies 2, no. 2 (2024): 55–62.
Maftukhin, Maftukhin. “Sidang Perceraian Hakim Tunggal TINJAUAN HUKUM TERHADAP PELAKSANAAN SIDANG PERCERAIAN OLEH HAKIM TUNGGAL DI PENGADILAN AGAMA REMBANG: Pendekatan Masalah Yang Digunakan Dalam Penulisan Ini Adalah Pendekatan Perundang-Undangan (Statute Approach), Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach) Dan Pendekatan Kasus (Case Approach).” Suloh: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh 13, no. 2 (2025): 347–64.
Mahendra, Mahendra. “HAK KEPEMILIKAN ATAS TANAH YANG BERASAL DARI PROSES PENGENDAPAN ARUS SUNGAI (AANSLIBBING).” UNIVERSITAS GRESIK, 2025.
Maisa, S H. Perkembangan Hukum Agraria Di Indonesia Pasca Berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja. CV Eureka Media Aksara, 2025.
Mananoma, Tiny, Ferry Wantouw, Ezra Nozomi Gloria Sompie, Yosua Aditya Ratu, Arthur Harris Thambas, Brigitha Raco, and Kelvin Haryono Auwyanto. Morfologi Sungai: Proses, Dinamika, Dan Pengelolaan. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah, 2025.
Masriani, Yulies Tiena. “Pentingnya Kepemilikan Sertifikat Tanah Melalui Pendaftaran Tanah Sebagai Bukti Hak.” Jurnal USM Law Review 5, no. 2 (2022): 539–52.
Maulana, Insan Budi, and L L M SH. Pergeseran Pemikiran Hukum Dari Era Yunani Menuju Post-Modernisme. Citra Aditya Bakti, 2020.
Murni, Christiana Sri. “Pendaftaran Peralihan Hak Milik Atas Tanah Karena Pewarisan.” Lex Librum: Jurnal Ilmu Hukum 6, no. 2 (2020): 130–45.
Nabilla, Anissa, and Irwan Triadi. “Filsafat Hukum Sebagai Dasar Pembentukan Norma Dan Prinsip Hukum.” Media Hukum Indonesia (MHI) 3, no. 4 (2025).
Nugroho, Meysita Arum, M Kn SH, S H Amsori, and S M MH. Hukum Agraria Indonesia. Penerbit KBM Indonesia, 2026.
Putri, Tiara Amalia Choiri, and Mahendra Wardhana. “Menakar Kepastian Hukum Kriteria” Tidak Diusahakan” Dalam Regulasi Tanah Terlantar.” LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan, Tata Ruang, Dan Agraria 5, no. 2 (2026): 251–66.
Qamar, Nurul, and Farah Syah Rezah. “Wewenang Sebagai Instrumen Penyelenggararaan Pemerintahan Dalam Sistem Negara Hukum.” Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan 2, no. 2 (2023): 201–22.
Ramadhon, Syahrul, and A A A Ngr Tini Rusmini Gorda. “Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Sebagai Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Secara Preventif Dan Represif.” Jurnal Analisis Hukum 3, no. 2 (2020): 205–17.
Sagoni, Sulaeman, Andi Wira Saputra, and Andi Wahyuddin Nur. “Tinjauan Yuridis Terhadap Kedudukan Sertifikat Tanah Di Wilayah Pesisir Danau Tempe.” Legal Journal of Law 2, no. 2 (2023): 107–18.
Sinaulan, J H. “Perlindungan Hukum Terhadap Warga Masyarakat.” Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya 4, no. 1 (2018).
Sudiro, Amoury Adi, and Ananda Prawira Putra. “Kepastian Hukum Terhadap Hak Atas Pendaftaran Tanah Dan Hak Kepemilikan Atas Tanah Yang Telah Didaftarkan.” Jurnal Magister Ilmu Hukum: Hukum Dan Kesejahteraan 5, no. 1 (2023): 36–46.
Sukmawan, Yulia Audina, and Dwi Damayanti. “Metode Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris Sebagai Strategi Penguatan Perspektif Kajian Ilmu Hukum.” Notary Law Journal 4, no. 3 (2025): 114–28.
Tandori, Tandori, and V Hari Supriyanto. “Kontradiksi Hak Komunal Dan Hak Ulayat Dalam Hukum Pertanahan Indonesia: Tinjauan Yurisprudensi Dan Regulasi Indonesia.” Tunas Agraria 8, no. 3 (2025): 380–400.
Tiffany, Deandra, Natalia Emanuela Tingginehe, Eben Haezer Willem Putrayasa, Gracia Cindy Stefani, and Caroline Debora. “Makna Kepastian Hukum Dalam Perspektif Filsafat Hukum Dan Implementasinya Di Indonesia.” Jurnal Ragam Pengabdian 3, no. 1 (Spesial Issue) (2026): 5228–37











