ANALISIS RISIKO KESELAMATAN KERJA (K3) DENGAN MENGGUNAKAN METODE HIRARC (HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL) STUDI KASUS : PT DWI TUNGGAL JAYA ASIA
Kata Kunci:
identifikasi bahaya, kesehatan dan keselamatan kerja pengendalian risiko, penilaian risikoAbstrak
Perkembangan di dunia industri menyebabkan banyaknya permasalahan yang penting untuk dikaji mengingat potensi bahaya dapat mengakibatkan risiko gangguan kesehatan bahkan kecelakaan kerja. Suatu industri membutuhkan sistem kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dengan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) yang jika diterapkan, aktivitas pekerjaan yang berbahaya dapat mudah ditemukan dan dapat segera dilakukan pengendalian sesuai besar tingkatnya risiko (urgent, high, medium, and low). Penelitian ini dilakukan di PT Dwi Tunggal Jaya Asia dan bertujuan ingin mengetahui identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko, khususnya pada proses weaving. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan resiko yang paling dominan terjadi sehingga dapat diminimalisir pada PT Dwi Tunggal Jaya Asia. Hasil penelitian menunjukan terdapat 22 potensi bahaya dalam 6 jenis pekerjaan disetiap bagian. Pengendalian yang dapat mengurangi tingkat risiko yaitu dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja dan sikap kerja yang aman, sehingga pekerja dapat dengan aman saat melakukan aktifitas pekerjaan.
Referensi
Agwu, M. (2012). The Effects of Risk Assessment (Hirarc) on Organisational Performance in Selected Construction Companies in Nigeria. British Journal of Economics, Management & Trade, 2(3), 212–224.
Ahmad, A. C., Mohd Zin, I. N., Othman, M. K., & Muhamad, N. H. (2016). Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) Accidents at Power Plant. MATEC Web of Conferences, 66, 1–6.
Koreawan, O. A., & Basuki, M. (2019). Identifikasi Bahaya Bekerja Dengan Pendekatan Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control (HIRARC) Di PT. Prima Alloy Steel Universal. Prosiding SENIATI, 161– 165.
Kusumawardhani, D., Kasjono, H. S., & Purwanto, P. (2017). Analisis Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) di Bagian Finishing 2 Industri Serikat Pekerja Aluminium Sorosutan Tahun 2017. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 9(1), 1-9.
Muhamad, M. N. Bin, Mohammad, R., Othman, N., & Kadir, Z. A. (2020). Risk assessment of abrasive blasting environment in pressure vessel fabrication plants. J. Environ. Treat. Tech, 8(1), 455–470.
Pujiono, B. N., Tama, I. P., & Efranto, R. Y. (2013). Analisis Potensi Bahaya Serta Rekomendasi Perbaikan Dengan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) Melalui Perangkingan OHS Risk Assessment and Control (Studi Kasus: Area PM-1 PT. Ekamas Fortuna). Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Sistem Industri, 1(2), p253-263.
Sari, R. M., Syahputri, K., Rizkya, I., & Siregar, I. (2017). Identification of Potential Hazard using Hazard Identification and Risk Assessment. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 180, 12120.
Soehatman, R. (2010). Petunjuk Praktis Manajemen Kebakaran. Jakarta: Dian Rakyat. https://onesearch.id/Record/IOS2898.slims- 12154.
Trisaid, S. N. (2020). Analisis risiko kecelakaan kerja pada kegiatan rig service menggunakan metode HIRARC dengan pendekatan FTA. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 8(1), 25–33.
Wijaya, A., Panjaitan, T. W. S., & Palit, H. C. (2015). Evaluasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan Metode HIRARC pada PT. Charoen Pokphand Indonesia. Jurnal Titra, 3(1), 29–34.


