ANALISIS PENJADWALAN PROYEK MENGGUNAKAN METODE CPM DAN PROGRAM BANTU MICROSOFT PROJECT

Penulis

  • Danang Isnubroto Program Studi Teknik Sipil, Politeknik Negeri Semarang
  • Damairia Hayu Parmasari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Jenderal Soedirman
  • Tjokro Hadi Program Studi Teknik Sipil, Politeknik Negeri Semarang
  • Tedjo Mulyono Program Studi Teknik Sipil, Politeknik Negeri Semarang
  • Supriyadi Program Studi Teknik Sipil, Politeknik Negeri Semarang
  • Arief Subakti Ariyanto Program Studi Teknik Sipil, Politeknik Negeri Semarang

Kata Kunci:

penjadwalan, Critical Path Method (CPM), Microsoft Project

Abstrak

Jadwal proyek diterapkan dalam pengendalian waktu sehingga kegiatan proyek berjalan efektif tanpa terjadi keterlambatan atau gangguan. Berdasarkan analisis menggunakan metode CPM dan program bantu Ms Project didapatkan kegiatan kritis untuk pekerjaan pelebaran jalan perkerasan lentur yaitu: mobilisasi alat dan bahan, pembersihan tempat kerja/land clearing, pemasangan bouplank dan pengukuran, mobilisasi material U-Ditch, mobilisasi alat dan material, pekerjaan galian dan timbunan, mobilisasi material LPB, mobilisasi material LPA, mobilisasi material lapis pengikat, pekerjaan penghamparan lapis pengikat, pekerjaan bahu jalan, pekerjaan trotoar dan pekerjaan finishing. Kegiatan yang masuk dalam kegiatan kritis tidak boleh terjadi keterlambatan, karena akan berakibat pada durasi pelaksanaan proyek secara keseluruhan, hal ini disebabkan kegiatan kritis tidak mempunyai waktu tunda free float dan total float (free float dan total float =0), sehingga harus dilaksanakan tepat waktu sesuai rencana. Dengan perhitungan CPM dan Program Bantu Ms Project didapatkan durasi pelaksanaan pekerjaan pelebaran jalan perkerasan lentur adalah 59 hari. Metode CPM dapat menunjukkan lintasan kritis melalui perhitungan manual, sedangkan dengan menggunakan program bantu komputer Ms project dapat dilakukan secara otomatis dengan lebih cepat dan akurat. Program bantu Ms Project dapat ditentukan waktu mulai proyek sesuai tanggal pelaksanaan dan dapat menghitung durasi pelaksanaan proyek secara otomatis berdasarkan durasi dan hubungan ketergantungan masing – masing kegiatan. Program Bantu Ms Project sangat cocok apabila dipergunakan oleh para praktisi proyek.

Referensi

Asnuddin, S., Tjakra, J., & Sibi, M. (2018). Penerapan Manajemen Konstruksi Pada Tahap Controlling Proyek.(Studi Kasus: Bangunan Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado). Jurnal Sipil Statik, 6(11).

Asyhar, S.U. (2021). Step by Step Ms Project for Project Controling. Penerbit Spasi Media, Jakarta.

Ervianto, Wulfram I. (2005). Manajemen Proyek Konstruksi. Penerbit Andi, Yogyakarta

Ervianto, Wulfram I. (2005). Manajemen Proyek Konstruksi. Penerbit Andi, Yogyakarta

Luthan, P.L.A. (2017). Manajemen Konstruksi dengan Aplikasi Microsoft Project. Penerbit Andi, Yogyakarta

Malingkas, G. Y. and Mandagi, R.J.M. (2020). “Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Keterlambatan Pekerjaan Menggunakan Metode Probability Impact Grid dan Perankingan

Pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu Fakultas Syariah IAIN Manado”. Jurnal Ilmiah Media Engineering, Vol. 84 No.2, 117-124

Nurtsani, R. A., Septiadi, D. R., & Suharyanto, S. (2017). Pengendalian Biaya Dan Waktu Proyek Dengan Metode Konsep Nilai Hasil (Earned Value). Jurnal Karya Teknik Sipil, 6(4), 460-470.

Soeharto, Iman (1995). Manajemen Proyek Dari Konseptual Sampai Operasional. Penerbit Erlangga, Jakarta.

Sugiyarto, S., Qomariyah, S., & Hamzah, F. (2013). Analisis network planning dengan cpm (critical path method) dalam rangka efisiensi waktu dan biaya proyek. Matriks Teknik Sipil, 1(4), 408.

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2024-06-20