ANALISIS PENERAPAN K3 MENGGUNAKAN METODE HAZOP DALAM RANGKA MENGURANGI RESIKO KERJA DEPARTEMEN PRODUKSI KSO KEBUN DI PTPN XIV UNIT PKS LUWU
Kata Kunci:
Potensi Kecelakaan Kerja, Risk Assessment, HAZOPAbstrak
PTPN atau PT. Perkebunan Nusantara XIV unit PKS Luwu merupakan salah satu industri hasil pertanian yang berfokus pada pengolahan bahan baku buah kelapa sawit, dimana dikenal sebagai Tandan Buah Segar (TBS) dengan tujuan memproduksi minyak setengah jadi (CPO) dan inti kelapa sawit sebagai produk utama hasil olah.(Sudarmin, n.d.). Dari beberapa hasil observasi, ditemukan berbagai jenis potensi bahaya kerja, yang dapat mengancam keselamatan kerja karyawan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi seberapa besar potensi bahaya kerja bagi karyawan untuk antisipasi dampak kecelakaan kerja. Penerapan metode hazop ini guna untuk menganalisis bahaya kecelakaan kerja disetiap stasiun produksi. Berdasarkan metode yang diterapkan, dilakukan penilaian risiko diberbagai stasiun kerja berdasarkan level atau tingkat bahaya yang akan terjadi. Selain itu terdapat 7 stasiun kerja yang berpotensi bahaya, dapat di klasifikasikan menjadi 4 jenis bahaya kerja (hazard) diantaranya sikap kerja, lokasi kerja, prosedur kerja, dan juga kondisi lingkungan kerja. Temuan dari hasil penelitian menunjukkan adanya potensi hazard yang dikategorikan sebagai risiko paling ekstrim ada pada stasiun boiler dengan kategori risk level catastrophic. Potensi selanjutnya yaitu paling tinggi ada pada stasiun sterilizer dan stasiun press, dengan kategori risk level major. Potensi selanjutnya sedang ada pada stasiun sortasi, loading ramp, dan stasiun biji dengan kategori risk level moderate. Resiko potensi rendah ada pada stasiun timbangan dengan tingkat risk level almost certain.
Referensi
Achmad, R., & HM, G. B. (2024). Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode HAZOP pada Unit Pengereman UPT. Balai Yasa Surabaya Gubeng. Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional …, Senastitan Iv.
Albar, M. E., Parinduri, L., & Sibuea, S. R. (2022). Analisis Potensi Kecelakaan Menggunakan Metode Hazard Identification and Risk Assessment (Hira). Buletin Utama Teknik, 17(3),
–245. https://doi.org/10.30743/but.v17i3.5366.
Aprilia, S. P., Suhardi, B., & Astuti, R. D. (2020). Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP)?: Studi Kasus PT.
Nusa Palapa Gemilang. Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, 19(1), 1–8. https://doi.org/10.20961/performa.19.1.39385.
Gustopan, H. (2022). Analisis Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode Hazard and Operability
Study ( Hazop ) Pada Cv Bintang Terang Deli Serdang Oleh?: Fakultas Teknik Universitas Medan Area Medan Analisis Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode Hazard and
Operability Study ( Hazop ). Tugas Akhir, 1–59.
Lestari, T., & Trisyulianti, E. (n.d.). Hubungan Keselamatan dan Kesehatan ( K3 ) dengan Produktivitas Kerja Karyawan ( Studi Kasus?: Bagian Pengolahan PTPN VIII Gunung
Mas , Bogor ). 73–79.
Sudarmin, N. (n.d.). Pengaruh suhu oil tank terhadap kadar air dan kadar asam lemak bebas pada CPO.
Syaifullah, A. M. (2021). Proses Pengolahan Kelapa Sawit PT Perkebunan Nusantara XIV Unit PKS Luwu.



