PENINGKATAN KUALITAS MIXPILE DENGAN MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA DI PT. SEMEN GRESIK PABRIK REMBANG (STUDI KASUS : PT. SEMEN GRESIK REMBANG JAWA TENGAH)

Penulis

  • Aditya Ristyantono Program Studi Teknik Industri, Universitas Sahid Surakarta, Surakarta, Indonesia
  • Anita Oktaviana Trisna Devi Program Studi Teknik Industri, Universitas Sahid Surakarta, Surakarta, Indonesia
  • Bekti Nugrahadi Program Studi Teknik Industri, Universitas Sahid Surakarta, Surakarta, Indonesia
  • Yunita Primasanti Program Studi Teknik Industri, Universitas Sahid Surakarta, Surakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Belt Weigher, FMEA, Lean Six Sigma, Mixpile, Pemborosan, VSM

Abstrak

Peningkatan kualitas produk sangat penting dalam industri manufaktur untuk efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kualitas mixpile di PT Semen Gresik, Pabrik Rembang, dengan metode Lean Six Sigma untuk mengurangi pemborosan dan merancang solusi perbaikan yang efektif. Analisis menggunakan Value Stream Mapping (VSM), Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), dan Pareto Analysis mengidentifikasi faktor utama yang mempengaruhi kualitas mixpile. Hasilnya menunjukkan bahwa ketidaktepatan spesifikasi Belt Weigher dan rendahnya frekuensi pemeliharaan menyebabkan ketidaksesuaian komposisi bahan baku, yang berdampak pada kualitas produk akhir. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan peningkatan frekuensi pemeliharaan, kalibrasi berkala, serta penggantian Belt Weigher tipe single idler menjadi multi idler untuk meningkatkan akurasi pengukuran bahan baku. Implementasi strategi ini meningkatkan stabilitas Lime Saturation Factor (LSF), mengurangi pemborosan bahan baku hingga Rp 63 juta, dan mempercepat pengembalian investasi dalam 31 bulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa Lean Six Sigma dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi dalam produksi industri semen, sekaligus memberikan manfaat finansial yang signifikan bagi perusahaan.

Referensi

Adam Vardy. (2016). Lean Six Sigma! The Ultimate Beginners Guide To Lean Six Sigma.

Alawiyah, T., Devani, V., & Amalia, N. (2021). USULAN PENERAPAN LEAN SIX SIGMA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK SEMEN. J TI UNDIP JURNAL TEKNIK INDUSTRI, 16, 73–84. https://doi.org/10.14710/jati.16.1.73-84.

Basu, R. (2022). The Green Six Sigma Handbook: A Complete Guide for Lean Six Sigma Practitioners and Managers. In The Green Six Sigma Handbook: A Complete Guide for Lean Six Sigma Practitioners and Managers. https://doi.org/10.4324/9781003268239

Gaspersz, V. (2006). Continuous Cost Reduction Through Lean Six Sigma Approach. Grafika Mardi Yuana. Bogor. Hal, 19.

Gaspersz, V. (2005). Sistem Manajemen Kinerja Terintegrasi Balanced Scorecard dengan Six Sigma untuk Organisasi Bisnis dan Pemerintah. In Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Gaspersz, V. (2003). Manajemen Bisnis Total-Total Quality Management. Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Michael L. George. (2004). What is Lean Six Sigma?

Nursubiyantoro, E., & Setiawan, D. A. (2018). PENERAPAN SIX SIGMA UNTUK PENANGANAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK. OPSI, 11(1). https://doi.org/10.31315/opsi.v11i1.2241

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2025-07-29