PENGARUH VARIASI CAMPURAN LIMBAH POPOK BAYI DAN FLY ASH UNTUK PEMBUATAN BATA RINGAN YANG RAMAH LINGKUNGAN

Penulis

  • Jauza Altazaqi Putra Nufarahman Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Batik Surakarta
  • Bagas wahyu adhi Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Batik Surakarta
  • Ahmad Hidayawan Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Batik Surakarta

Kata Kunci:

Limbah Popok Bayi,Limbah Fly Ash,Uji Kuat Tekan,Uji Kuat Lentur,Bata Ringan

Abstrak

Jumlah limbah popok bayi dan fly ash yang terus meningkat dianggap sebagai permasalahan lingkungan yang perlu segera diatasi. Popok bayi yang sulit terurai dan fly ash sebagai limbah sisa pembakaran batubara selama ini belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Dalam penelitian ini, memanfaatkan kedua limbah tersebut sebagai bahan tambahan dalam pembuatan bata ringan. Pengujian ini menggunakan metode eksperimen, dengan variasi campuran 0%, 1%, 2%, dan 3%. Dari hasil pengujian, peningkatan kuat tekan didapatkan sebesar 3,17 MPa pada campuran 1% limbah popok bayi dan fly ash. Sementara itu, hasil yang lebih tinggi diperoleh dengan penambahan popok bayi yang mengandung gel, yaitu kuat tekan mencapai 9 MPa pada campuran 1% dengan pengujian 7 hari dan 13,74 MPa pada campuran 2% dengan pengujian 28 hari. Sementara itu, kuat lentur tertinggi sebesar 2,6 MPa diperoleh pada variasi campuran 3% Limbah Popok Bayi dan Fly Ash pada pengujian 28 hari. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa limbah yang selama ini dibuang begitu saja ternyata dapat dimanfaatkan sebagai material bangunan. Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya dilakukan untuk mengoptimalkan komposisi campuran.

Referensi

Farayatna, R. J. (2014). Analisa Kuat Tekan Beton dengan Penggunaan Jenis Semen yang Berbeda pada Mutu Beton K-300. Universitas Medan Area.

Kristanti, N., & Tansajaya, A. (2008). Studi Pembuatan Cellular Lightweight Concrete (CLC) dengan Menggunakan Beberapa Foaming Agent. Jurusan Teknik Sipil,Universitas Petra Surabaya.

Lee, Y., & Abe, A. (2005). Perencanaan Daerah Partisipatif Yogyakarta. Pustaka.

Maharani, R.P., Nazarudin, Bahar, F. F. (2022). Pengaruh Variasi Penambahan Fly Ash Batu Bara Sebagai Pengganti Sebagian Semen Terhadap Nilai Kuat Tekan Bata Ringan. Jurnal Komposits, 3.

Nuralfiliani, Mustakim, & J. (2024). Pemanfaatn Limbah Hidrogel Popok Bayi sebagai Bahan Campuran Pembuatan Bata Ringan. Universitas Sulawesi Tenggara.

Rahman, Z. A. (2016). Pemanfaatan Limbah Beton pada Campuran Hot Rolled Sheet Base Ditinjau dari Aspek Propertis Marshall. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Safitri, A., & Djumari, D. (2009). Kajian Teknis dan Ekonomis Pemanfaatan Limbah Batu bara (Fly Ash) pada Produksi Paving Block. Media Teknik Sipil Universitas Kristen Petra, 9.

Short, A,& Kinniburgh, W. (1978). Lightweight Concrete.

SNI 03-1974-1990. (1990). Metode Pengujian Kuat Tekan Beton dengan Benda Uji Berbentuk Silinder.

SNI 03-2834-2000. (2000). Tata Cara Pembuatan Campuran Beton Normal.

SNI 03-4431-1997. (1997). Metode Pengujian Kuat Lentur Normal dengan dua titik Pembebanan.

Susilowati, A., & Nabhan, F. (2021). Pengaruh Variasi Faktor Air Semen Terhadap Mortar Busa. Journal of Applied Civil and Environmental Engineering, 2.

Tjokrodimuljo, K. (2007). Concrete Technology. Yogyakarta: Nafiri.

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2025-12-30