PROFESIONALISME KEINSINYURAN DALAM PEMILIHAN PERKUATAN PONDASI DANGKAL DENGAN CERUCUK KAYU

Penulis

  • Ari Budiman Universitas Katolik Soegijapranata
  • Widija Suseno Widjaja Universitas Katolik Soegijapranata

Kata Kunci:

sifat kayu, jenis kayu, cerucuk kayu, kelas kuat kayu

Abstrak

Pelaksanaan pekerjaan konstruksi di proyek terkadang masih banyak menemui kendala dalam
mencari dan mendatangkan bahan jenis material yang sesuai dengan spesifikasi Teknik.
Permasalahan akan timbul manakala adanya kondisi lokasi yang berbeda dengan kriteria
penempatan jenis konstruksi yang harus terbangun. Penulis kali ini akan menyajikan pemilihan
jenis kayu untuk bahan material cerucuk kayu. Cerucuk kayu kebanyakan digunakan sebagai
alternatif perbaikan dalam rangka meningkatkan daya dukung kapasitas pondasi dangkal pada
tanah lembek.
Menurut spesifikasi umum tahun 2018 seksi 7.6.2, cerucuk kayu harus terbuat dari jenis,
diameter dan mutu yang ditunjukan dalam gambar. Sedangkan menurut Pedoman Teknik No.
029/T/BM/1999 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pondasi Cerucuk Kayu diatas Tanah Lembek
dan Tanah Gambut yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum tahun 1999, cerucuk
kayu harus mempunyai klasifikasi minimum kelas kuat II. Jenis kayu material cerucuk
mempengaruhi nilai daya dukung pada perkuatan pondasi dangkal dan pemasangan secara
kelompok akan didapatkan nilai daya dukung yang lebih baik.

Referensi

Peraturan Konstruksi Kayu Indonesia (PKKI_ No. NI-5 Tahun 1961. Bandung.

Pedoman No. Pd-T-05-2004-C 2004 Tentang Tata Cara Pemilihan Kayu Konstruksi Kayu Konstruksi Secara Masinal. Bandung.

Pedoman Teknis No. Pd-S-01-2005-C Tahun 2005 Tentang Spesifikasi kelas Kekuatan Kayu Bangunan yang di pilih secara Masinal. Bandung.

Abidin Gaffar. (2005). Perkuatan Dengan Cerucuk Galam diatas Tanah Lunak. INFO TEKNIK Volume 6 No. 2, Desember 2005 (64-70)

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2022-12-30