PENGARUH DEBIT BANJIR DAN SEDIMEN TERHADAP PERUBAHAN MORFOLOGI ( STUDI KASUS : SUNGAI KABUYUTAN)

Penulis

  • Hayu Rahayu Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Batik Surakarta
  • Andri Kurniawan Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Batik Surakarta

Kata Kunci:

morfologi sungai, dimensi penampang sungai, debit sungai, angkutan sedimen

Abstrak

Debit sungai dan sedimen sangat mempengaruhi perubahan morfologi sungai. Oleh karena itu,
perlu dilakukan pemantauan terhadap perubahan morfologi sungai. Penelitian ini berlokasi di Sungai
Kabuyutan, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Analisis yang dilakukan menggunakan Hec Ras
pada Cross Section KM 0+000. Untuk mengetahui sejauh mana perubahan tersebut, maka Perubahan
yang akan ditinjau terbatas pada perubahan morfologi sungai akibat faktor hidrologi dan hidrolik.
Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa hubungan antara angkutan sedimen dan debit
bersifat searah. Dimana total sedimen tersuspensi dan sedimen dasar di Sungai Kabuyutan sebanyak
6.148.933 ton per hari. Dengan Q2, Q5, Q10, Q25, Q50, dan Q100 dengan kondisi air Sungai Kabuyutan
melimpas melewati tanggul tertinggi, terdapat 18 STA yang mengalami limpasan. Dengan kondisi
tersebut maka perlu dilakukan perbaikan sarana dan prasarana yang ada dengan melakukan pengerukan
sedimen untuk menjaga bentuk sungai dan menghindari limpasan yang menyebabkan banjir pada
pemukiman di sekitar sungai serta di perlukan peningkatan Bio Enginering pada beberapa stasiun.

Referensi

Asdak, C. 2014. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta: Gajah Mada University

Press.

Auliyani dan Wijaya. 2017. Perbandingan Prediksi Hasil Sedimen Menggunakan Pendekatan Model Universal Soil Loss Equation Dengan Pengukuran Langsung. Jurnal Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Vol. 1 No. 1 April 2017 : 61-71

Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung, 2020, Monitoring Perubahan Morfologi Sungai

Kabuyutan, Babakan, Dan Tanjung Kabupaten Brebes Jawa Tengah.

Csaba Zsolt Pregun. 2016. Ecohydrological and morphological relationships of a regulated lowland

river; based on field studies and hydrological modeling. Ecological Engineering. Volume 94,

September 2016, Pages 608-616

G. Oliveto, M. Marino. 2019. Morphological Patterns at River Contractions. Engineering Water.

Published: 14 August 2019

Nasrizal Awang Ali, Junaidah Ariffin, Mohd. Adib Mohd. Razi, Jazuri A. 2016. Environmental

Degradation: A Review on the Potential Impact of River Morphology. MATEC Web of

Conferences 103, 04001 (2017)

Napu S S S, Salama T H, Manyoe I N, Usman F C A, Samir I, Badaru A W W, Sugianti K. (2018).

Sediment Material Potential of Bone River as a Prevention of Silting and flood of Bone River

Estuary, Gorontalo. IOP Conf Series : Earth and Environtmental Science 589 (2020) 012003. DOI:

1088/1755-1315/589/1/01/2003.

Oehadijono. (1993). Dasar-dasar Teknik Sungai Jakarta. Universitas Hasanudin.

Suharjo. Anna Alif Noor, Cholil Munawar, Rudiyanto. (2015). Analisis Morfologi dan Morfostruktur

Serta Pengaruhnya Terhadap Banjir Luapan Sungai Bengawan Solo Hulu Tengah. Listyawan,

dkk, 2019,

U. R. Mugade and J. B. Sapkale, 2015, Influence of Aggradation and Degradation on River Channels:

A Review. Int. J. of Engineering and Technical Research, 3(6), 209-212

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2023-08-01