EFEKTIVITAS PERKUATAN BRONJONG PADA LERENG JALAN LINGKAR AKIBAT PASANG SURUT AIR WADUK
Kata Kunci:
Faktor keamanan lereng, fluktuasi muka air waduk, muka air waduk, stabilitas lerengAbstrak
Area genangan waduk pidekso sebagian besar menggenangi lahan warga. Terdapat beberapa
lokasi warga yang terisolir akibat pembangunan bendungan pidekso. Dengan adanya genangan tersebut
maka di buatlah jalan lingkar waduk, yang berfungsi selain jalan inspeksi bendungan juga sebagai akses
warga di sekitar area genangan waduk. Pada studi kasus ini terdapat beberapa titik jalan yang memilki
lereng timbunan yang curam. Material timbunan direncanakan menggunakan material hasil galian.
Setelah dilakukan analisis perhitungan di dapatkan hasil faktor keamanan terkecil sebesar 0,874 < 1,2
pada kondisi muka air banjir, maka dinyatakan tidak aman sedangkan untuk faktor kemanan terbesar di
dapa 0,928 < 1,2 pada kondisi muka air rendah dan dinyatakan tidak aman atau kurang memenuhi
persyaratan SNI. Sehingga dilakukan dengan perkuatan bronjong pada lereng tersebut, setelah dilakukan
analisis ulang di dapat FS terkecil pada kondisi muka air rendah sebesar 1,256 > 1,2 dinyatakan lereng
tersebut aman. Sedangkan untuk nilai FS terbesar di dapat 1,773 > 1,2 dinyatakan aman. Dari hasil
perhitungan fluktuasi muka air waduk berpengaruh pada kstabilan lereng timbunan jalan. Bila tidak
diberikan perkuatan maka dikhawatirkan timbunan larut saat fluktuasi muka air waduk terjadi.
Referensi
Bishop, 1955. Hardiyatmo,H.C., Mekanika Tanah II edisi ke-3, Gadjah Mada University Press, Januari 2003, Yogyakarta.
Broms, 1969. Hardiyatmo,H.C., Mekanika Tanah II edisi ke-3, Gadjah Mada University Press, Januari 2003, hal: 391-393, Yogyakarta.
Dinas Pekerjaan Umum, 2002b, Panduan Geoteknik 4 No Pt T-10-2002-B.
Dinas Pekerjaan Umum, 2005, Spesifikasi Umum dan Saluran/ Bangunan Air, Spesifikasi Teknis, Bagian V- Pekerjaan Pasangan, Pusat Litbang Prasarana Transportasi dan Pengembangan, Jakarta.
Dinas Pekerjaan Umum, 2013, Data Bronjong Sungai Gajah Putih, Surakarta.
Direktorat Jenderal Bina Marga, 2004, Buku Petunjuk Teknis Perencanaan dan Penanganan Longsoran 1986, Indonesia.
Hardiyatmo, H.C., 2006, Mekanika Tanah I edisi ke-4, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Hardiyatmo, H.C., 2003, Mekanika Tanah II edisi ke-3, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. http:// www.Google maps Indonesia.com, Diakses tanggal 15 september 2013, Pukul 09.25 WIB. Standar Nasional Indonesia, 2003, SNI 03-0090-1999 Spesifikasi Bronjong Kawat, Indonesia. Terzaghi, K., 1950, Theoritical Soil Mechanics, John Wiley & Sons, New York.
William T., Whitman, Robert V., 1962, Soil Mechanics, International Edition



