PENDAMPINGAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KARYA ILMIAH SANTRI MADRASAH ALIYAH
Keywords:
pendampingan karya ilmiah; project-based learning; santri; madrasah aliyah; pengabdian MasyarakatAbstract
Keterampilan menyusun karya ilmiah penting bagi santri untuk mengembangkan literasi, penalaran, dan kemampuan mengomunikasikan temuan secara sistematis. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karya ilmiah santri Madrasah Aliyah Mu’allimin Surakarta melalui pendampingan berbasis proyek. Program dirancang dalam delapan pertemuan, masing-masing 120 menit, dengan melibatkan 36 santri kelas X–XII yang dibagi menjadi enam kelompok. Tahapan kegiatan mencakup analisis kebutuhan, pelatihan dasar, penyusunan proposal, pengumpulan dan analisis data, penulisan laporan, presentasi, serta evaluasi. Berdasarkan isian workbook, rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 50,00 menjadi 73,75, dengan selisih 23,75 poin, N-gain 0,464 (kategori sedang), dan perbedaan berpasangan yang signifikan (t(35)=14,11; p<0,001; d_z=2,35). Kehadiran mencapai 99,31% dan seluruh peserta berada pada kategori aktif. Enam kelompok menyusun proposal dengan rata-rata 75,63, menyelesaikan laporan dengan rata-rata 73,96, dan melakukan presentasi dengan rata-rata 75,52. Namun, hanya 50% peserta mencapai nilai posttest minimal 75; rata-rata laporan masih di bawah target 76; dan proporsi respons positif baru 41,67%. Pendampingan berbasis proyek berpotensi memperkuat pengetahuan dan keterlibatan santri, tetapi durasi klinik revisi dan tindak lanjut perlu diperpanjang agar mutu produk, ketuntasan belajar, dan penerimaan program mencapai target.
References
Bell, S. (2010). Project-based learning for the 21st century: Skills for the future. The Clearing House, 83(2), 39–43. https://doi.org/10.1080/00098650903505415
Erdawati, Suryoputro, G., & Hikmat, A. (2025). Enhancing scientific writing proficiency through the problem-based learning model: A novel approach in academic education. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17(4), 6491–6499. https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i4.5930
Guo, P., Saab, N., Post, L. S., & Admiraal, W. (2020). A review of project-based learning in higher education: Student outcomes and measures. International Journal of Educational Research, 102, 101586. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2020.101586
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2025). Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1503 Tahun 2025 tentang perubahan atas Keputusan Menteri Agama Nomor 450 Tahun 2024 tentang pedoman implementasi kurikulum pada raudhatul athfal, madrasah ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah, madrasah aliyah, dan madrasah aliyah kejuruan.
Kokotsaki, D., Menzies, V., & Wiggins, A. (2016). Project-based learning: A review of the literature. Improving Schools, 19(3), 267–277. https://doi.org/10.1177/1365480216659733
Novalia, N., Pahlepi, R., & Rahmawati, F. (2026). Pelatihan riset tools dan pendampingan penulisan karya ilmiah untuk meningkatkan daya saing siswa SMA Negeri 1 Natar. Jurnal SOLMA, 15(1), 330–339. https://doi.org/10.22236/solma.v15i1.21514
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
OECD. (2024). PISA 2022 results (Volume III): Creative minds, creative schools. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/765ee8c2-en
Rofi’, M. N. K., & Sunarti, T. (2026). Improving students’ critical thinking skills through project-based learning using mini solar panels. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(1), 94–101. https://doi.org/10.26740/jppipa.v11n1.p94-101
Sari, Y. I., Sumarmi, Utomo, D. H., & Astina, I. K. (2021). The effect of problem based learning on problem solving and scientific writing skills. International Journal of Instruction, 14(2), 11–26. https://doi.org/10.29333/iji.2021.1422a



